Tnews.id – Sebanyak 13 anak penghuni Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Daarul Hikmah Putri Cabang Muhammadiyah Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengalami gangguan kesehatan yang diduga akibat keracunan makanan. Seluruh korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RSU Aisyiyah Muntilan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah sejumlah anak mengeluhkan gejala diare dalam waktu yang hampir bersamaan.
Bermula dari Donasi Nasi Bungkus
Makanan Diolah Menjadi Nasi Goreng Sebelum Dikonsumsi
Ketua Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri, Yus Listiawan, menjelaskan bahwa pada Minggu (21/6/2026), pihak panti menerima bantuan berupa nasi bungkus dari donatur.
Makanan tersebut kemudian tidak langsung dikonsumsi, melainkan diolah kembali menjadi nasi goreng pada malam harinya sebelum disantap oleh para penghuni panti.
Menurut Yus, saat proses pengolahan dilakukan tidak ditemukan tanda-tanda makanan sudah tidak layak konsumsi. Nasi yang digunakan disebut tidak mengeluarkan bau menyengat maupun ciri-ciri makanan basi.
Gejala Muncul Sejak Dini Hari
Setelah mengonsumsi makanan tersebut, beberapa anak mulai merasakan gangguan pencernaan. Sebagian penghuni panti dilaporkan mengalami diare sejak dini hari hingga menjelang pagi pada Senin (22/6/2026).
Pihak pengelola kemudian melakukan pemantauan terhadap kondisi anak-anak yang terdampak sebelum akhirnya membawa mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dugaan Keracunan Terungkap pada Senin Siang
Hampir Seluruh Penghuni Panti Terdampak
Yus menyampaikan bahwa dugaan keracunan mulai diketahui secara jelas pada Senin siang ketika jumlah anak yang mengalami keluhan kesehatan terus bertambah.
Dari total 14 anak yang tinggal di panti asuhan tersebut, sebanyak 13 orang dilaporkan mengalami gejala yang mengarah pada dugaan keracunan makanan.
Kondisi tersebut membuat pihak panti segera berkoordinasi dengan tenaga medis agar para korban memperoleh pemeriksaan dan perawatan yang diperlukan.
Polisi Lakukan Penyelidikan di Lokasi Kejadian
Aparat Datangi Panti Asuhan untuk Mengumpulkan Keterangan
Kepolisian turut turun tangan menyelidiki peristiwa tersebut. Kapolsek Borobudur AKP Anjar Prahasto membenarkan adanya laporan dugaan keracunan makanan yang terjadi di lingkungan panti asuhan.
Petugas mendatangi lokasi kejadian yang berada di Dusun Jayan, Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Senin sore sekitar pukul 16.45 WIB guna melakukan pengecekan serta mengumpulkan informasi dari pihak terkait.
Penyebab Pasti Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Sampel Makanan Berpotensi Diteliti Lebih Lanjut
Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para penghuni panti masih dalam proses pendalaman. Pihak berwenang bersama tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah keluhan tersebut benar disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi sebelumnya.
Hasil investigasi dan pemeriksaan medis nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai sumber masalah sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.










