Tnews.id – Seorang pria berinisial GH (44) meninggal dunia setelah terlindas alat berat jenis side loader di kawasan Depo Smart, Jalan Medan Blok C 03, Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Kecamatan Cilincing, Kamis (26/2/2026) sore.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.21 WIB. Alat berat pengangkut kontainer itu diketahui dioperasikan oleh pria berinisial AS (36).
Detik-detik Korban Terlindas Alat Berat
Terekam CCTV Saat Menuju Gardu Listrik
Berdasarkan rekaman kamera pengawas di lokasi, korban terlihat berjalan kaki menuju area gardu listrik. Dari arah belakang, side loader yang tengah beroperasi melaju dan tanpa disadari melindas tubuh korban.
Salah seorang saksi awalnya menyadari adanya benda yang terlintas di bawah alat berat tersebut. Ia kemudian segera menginformasikan kejadian itu melalui handy talkie (HT) kepada rekan kerja lainnya.
Korban Ditemukan dalam Kondisi Parah
Setelah menerima laporan tersebut, saksi lain mendekati lokasi dan mendapati korban sudah tergeletak dalam posisi tengkurap. Kondisi tubuh korban dilaporkan mengalami luka parah akibat tekanan kendaraan berat tersebut.
Keterangan Operator dan Dugaan Blind Spot
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan bahwa operator side loader mengaku tidak melihat adanya pejalan kaki di jalur yang dilaluinya.
Operator baru menyadari insiden tersebut setelah mendapat teguran melalui HT dari saksi di lapangan.
Polisi menduga korban berada di titik buta (blind spot) kendaraan sehingga tidak terlihat oleh pengemudi alat berat.
Korban Bukan Pegawai Depo
Dari hasil pendataan awal, korban bukan merupakan karyawan Depo Smart. Ia diduga bekerja sebagai tenaga ekspedisi muatan kapal laut dan kemungkinan tidak mengetahui bahwa area tersebut merupakan zona operasional alat berat.
Lokasi kejadian sendiri berada di lingkungan industri dan logistik yang memiliki aktivitas bongkar muat kontainer dengan kendaraan besar.
Hasil Pemeriksaan dan Proses Penyelidikan
Kondisi Tubuh Korban
Tim Inafis dari Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Bagian tubuh korban dari perut ke bawah mengalami kerusakan berat, sementara bagian atas masih dapat dikenali.
Dugaan sementara, korban meninggal akibat terlindas langsung oleh side loader yang sedang beroperasi.
Jenazah Dibawa ke RS Polri
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani visum et repertum (VER).
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
Imbauan Keselamatan di Area Industri
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di kawasan industri dan logistik. Area operasional alat berat memiliki risiko tinggi sehingga perlu pengawasan ketat serta pembatasan akses bagi pihak yang tidak berkepentingan.
Penyelidikan kasus ini masih terus berjalan untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut.
