Tnews.id – Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada hari ini. Aksi tersebut akan mengangkat sejumlah isu nasional, mulai dari kondisi ekonomi, evaluasi program pemerintah, hingga persoalan supremasi sipil.
Rencana demonstrasi ini diumumkan melalui media sosial Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti dan diperkirakan melibatkan ratusan peserta dari beberapa kampus di Jakarta.
Ratusan Mahasiswa Diperkirakan Turun ke Jalan
Mahasiswa dari Universitas Trisakti bersama sejumlah perguruan tinggi lain akan berpartisipasi dalam aksi yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Kompleks Parlemen, Senayan.
Massa Aksi Diperkirakan Mencapai 500 Orang
Berdasarkan hasil koordinasi antarkampus, jumlah peserta yang akan hadir diperkirakan sekitar 500 mahasiswa. Selain Universitas Trisakti, aksi juga akan diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Indraprasta PGRI (Undira) dan Universitas Esa Unggul.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai kampus tersebut menunjukkan adanya kesamaan sikap terhadap sejumlah isu yang ingin disuarakan kepada pemerintah dan lembaga legislatif.
Tuntutan Pertama: Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Politik
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan utama yang dianggap berkaitan langsung dengan kondisi masyarakat saat ini.
Soroti Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
Mahasiswa meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional. Mereka menilai harga kebutuhan pokok dan bahan bakar masih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat.
Selain itu, peserta aksi juga mendorong peningkatan ketersediaan BBM bersubsidi agar lebih mudah diakses oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Desak Penggunaan APBN Lebih Efisien
Mahasiswa turut menyoroti penggunaan anggaran negara. Mereka meminta pemerintah menghindari pengeluaran yang dianggap tidak prioritas dan memastikan APBN digunakan secara efektif untuk kepentingan publik.
Tuntutan Kedua: Evaluasi Program dan Kinerja Pejabat
Selain isu ekonomi, mahasiswa juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi.
Program MBG Diminta Ditinjau Ulang
Salah satu tuntutan yang disampaikan adalah evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mahasiswa menilai perlu ada kajian lebih mendalam mengenai efektivitas dan pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Pemerintah Diminta Tingkatkan Komunikasi Publik
Massa aksi juga menilai komunikasi pemerintah kepada masyarakat perlu diperbaiki agar berbagai kebijakan yang dijalankan dapat dipahami secara lebih jelas dan transparan.
Tuntutan Ketiga: Penguatan Supremasi Sipil
Isu supremasi sipil menjadi salah satu fokus utama dalam demonstrasi yang akan berlangsung di depan Gedung DPR RI.
Tolak RUU Polri dan Desak Perlindungan Hak Sipil
Mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Polri yang saat ini menjadi perhatian sejumlah kelompok masyarakat sipil. Mereka juga meminta adanya perlindungan terhadap hak-hak demokratis warga negara.
Soroti Situasi di Indonesia Timur dan PSN
Selain itu, peserta aksi mendesak penghentian tindakan represif aparat serta menyoroti isu militerisme di wilayah Indonesia Timur dan ruang sipil. Mereka juga menyatakan penolakan terhadap proyek-proyek strategis nasional yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Aksi Diharapkan Menjadi Saluran Aspirasi Mahasiswa
Demonstrasi yang akan digelar di depan DPR RI ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi terkait berbagai persoalan nasional. Dengan membawa sejumlah tuntutan di bidang ekonomi, pemerintahan, dan demokrasi, mahasiswa berharap pemerintah dan DPR dapat memberikan perhatian terhadap isu-isu yang mereka angkat.
