Tnews.id – Aparat dari Polda Metro Jaya mengungkap adanya upaya dari sejumlah kelompok yang diduga hendak memicu kerusuhan dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta.
Direktur Reserse Kriminal Umum, Iman Imanuddin, menyatakan pihaknya telah melakukan langkah deteksi dini terhadap kelompok yang dicurigai akan menyusup ke dalam aksi buruh, khususnya di kawasan Monas dan Gedung DPR.
Menurutnya, keberadaan kelompok tersebut berpotensi mengganggu jalannya aksi damai dan mencederai nilai demokrasi.
Barang Bukti Berbahaya Berhasil Diamankan
Dari Molotov hingga Senjata Tajam
Dalam operasi pengamanan, polisi menemukan berbagai barang yang diduga akan digunakan untuk memicu kerusuhan. Di antaranya botol kaca, kain sumbu, serta bahan bakar yang dapat dirakit menjadi bom molotov.
Selain itu, petugas juga menyita paku beton yang diduga akan digunakan untuk merusak fasilitas seperti pembatas jalan atau pagar pengaman.
Tak hanya itu, ditemukan pula ketapel lengkap dengan peluru gotri, serta sejumlah senjata tajam yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Polisi Temukan Dokumen Perencanaan Kerusuhan
Rencana Disusun Secara Sistematis
Polda Metro Jaya juga mengungkap adanya dokumen yang berisi rencana aksi kerusuhan secara rinci. Dalam dokumen tersebut, kelompok tersebut disebut telah menyusun jadwal kegiatan hingga pergerakan mereka secara terstruktur.
Mulai dari titik kedatangan, lokasi berkumpul, hingga rute pelarian telah dirancang sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa aksi tersebut telah dipersiapkan secara matang.
Selain dokumen, aparat juga mengamankan alat komunikasi yang digunakan untuk koordinasi antaranggota dalam merancang aksi tersebut.
Dugaan Adu Domba dan Perusakan Fasilitas Umum
Targetkan Massa Buruh dan Sarana Publik
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kelompok tersebut diduga berencana memicu konflik antar elemen serikat buruh dengan cara menyusup ke dalam massa aksi.
Selain itu, mereka juga disebut memiliki rencana untuk melakukan perusakan terhadap fasilitas umum dan sarana publik guna memperkeruh situasi.
Polisi juga menemukan adanya dana yang diduga akan digunakan untuk mendukung kegiatan tersebut, termasuk untuk menggerakkan massa.
101 Orang Diamankan untuk Pemeriksaan
Polisi Lakukan Pendalaman Sumber Dana dan Provokasi
Sebagai langkah pencegahan, polisi telah mengamankan 101 orang yang diduga terlibat dalam rencana tersebut. Mereka saat ini tengah menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing, termasuk terkait sumber pendanaan dan penyebaran provokasi.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa setelah proses pemeriksaan selesai, mereka yang tidak terbukti melakukan tindak pidana akan dipulangkan.
Polisi juga mengimbau keluarga agar berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menghindari kesalahpahaman informasi di masyarakat.
Komitmen Jaga Aksi Tetap Damai
Imbauan Tidak Terprovokasi
Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi tetap kondusif selama peringatan May Day di Jakarta.
Masyarakat, khususnya para buruh, diimbau untuk tetap fokus menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kerusuhan.
