Tnews.id – Seorang bocah berusia 6 tahun berinisial MWP asal Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, mengalami kondisi kritis hingga tidak sadarkan diri setelah diduga menjadi korban perundungan oleh dua remaja. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Taman Kramat Pulo pada Minggu (7/6/2026).
Korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat sengatan listrik yang diterimanya. Meski kini telah sadar, kondisi psikologis anak tersebut disebut masih terganggu akibat kejadian yang dialaminya.
Keluarga Ungkap Korban Mengalami Trauma
Nenek Korban Sebut Anak Masih Ketakutan
Nenek korban, Linda Reselin, menjelaskan bahwa cucunya telah menunjukkan perkembangan kondisi kesehatan setelah mendapatkan penanganan medis. Namun, rasa takut yang dialami korban masih terlihat hingga saat ini.
Menurut keluarga, anak tersebut menjadi lebih waspada dan cenderung ketakutan saat bertemu dengan orang lain setelah mengalami kejadian yang hampir merenggut nyawanya.
Rekaman CCTV Ungkap Dugaan Perundungan
Korban Diduga Dibawa Paksa ke Tiang Listrik
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperiksa keluarga, terlihat dua remaja diduga membawa korban menuju sebuah tiang listrik yang berada di area taman.
Dalam rekaman tersebut, korban disebut sempat diseret sebelum diarahkan ke lokasi tiang yang kemudian diketahui memiliki kebocoran arus listrik.
Sengatan Listrik Membuat Korban Kejang dan Pingsan
Saat berada di dekat tiang tersebut, korban diduga tersengat aliran listrik yang bocor. Akibatnya, bocah itu mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.
Peristiwa tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar dan korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Kasus Dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat
Merasa keberatan atas kejadian yang menimpa anaknya, keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan disampaikan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan harapan pelaku dapat segera dimintai pertanggungjawaban.
Hingga saat ini, keluarga masih menunggu perkembangan proses hukum dan berharap aparat segera mengambil tindakan terhadap pihak yang diduga terlibat.
Taman Kramat Pulo Ditutup Sementara
Kebocoran Listrik Sudah Diperbaiki
Seorang warga setempat bernama Asep membenarkan adanya insiden yang menimpa bocah tersebut. Menurutnya, lokasi taman untuk sementara waktu ditutup guna mengantisipasi kejadian serupa dan mendukung proses pemeriksaan.
Ia juga menyebut bahwa sumber kebocoran listrik pada tiang di area taman telah diperbaiki sehingga tidak lagi membahayakan pengunjung.
Dugaan Pelaku Berstatus Pelajar
Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan sekitar, dua orang yang diduga melakukan perundungan terhadap korban diketahui masih berstatus pelajar. Salah satunya disebut sebagai siswa sekolah menengah atas (SMA), sementara lainnya merupakan pelajar sekolah menengah pertama (SMP).
Warga Minta Pengawasan Fasilitas Umum Ditingkatkan
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan anak di bawah umur dan fasilitas publik yang diduga mengalami kebocoran listrik. Warga berharap pengawasan terhadap sarana umum, khususnya taman kota, dapat diperketat agar keselamatan pengunjung lebih terjamin.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya penanganan serius terhadap kasus perundungan yang melibatkan anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
