
Tnews.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, mengingatkan jajaran Korps Brimob Polri untuk selalu waspada terhadap perkembangan situasi global, baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi.
Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob yang diikuti ribuan personel. Ia menilai dinamika global saat ini memiliki potensi berdampak langsung terhadap kondisi keamanan dalam negeri.

Pentingnya Memahami Situasi dan Kesiapan Peralatan
Personel Diminta Pelajari Medan dan Eskalasi
Kapolri menegaskan bahwa setiap anggota Brimob harus memahami kondisi lapangan secara menyeluruh. Mulai dari perubahan situasi hingga potensi eskalasi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, kesiapan perlengkapan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Ia meminta seluruh personel memastikan peralatan yang dimiliki selalu dalam kondisi optimal saat digunakan dalam tugas.
Brimob sebagai Pasukan Khusus Polri
Sebagai satuan elite di tubuh kepolisian, Brimob dituntut memiliki kemampuan respons cepat dan ketangguhan dalam berbagai kondisi. Oleh karena itu, kesiapan teknis dan mental menjadi faktor penting dalam setiap penugasan.
Pendekatan Humanis dan Kedekatan dengan Masyarakat
Peran dalam Operasi Kemanusiaan
Kapolri juga menekankan pentingnya kehadiran Brimob di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan kemanusiaan. Ia berharap setiap operasi dilakukan secara maksimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan publik.
Pendekatan humanis ini dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Latihan dan Evaluasi Berkelanjutan
Untuk menjaga kualitas, anggota Brimob diminta rutin melakukan evaluasi, simulasi, dan latihan. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapan menghadapi berbagai situasi darurat.
Soliditas dan Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan
Kekompakan Internal Tentukan Hasil
Kapolri meyakini bahwa kekuatan utama Brimob terletak pada soliditas anggotanya. Dengan kerja sama yang baik, berbagai tantangan berat dapat dihadapi dengan lebih efektif.
Kolaborasi dengan TNI
Selain menjaga kekompakan internal, Brimob juga diminta memperkuat koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sinergi ini penting untuk menghadapi berbagai potensi ancaman dan dinamika di lapangan.
Menurut Kapolri, kemampuan suatu negara dalam mengelola tantangan keamanan sangat menentukan tingkat ketahanannya. Dengan kesiapan, koordinasi, dan strategi yang matang, risiko ancaman dapat diminimalkan, serta kehadiran Brimob semakin dirasakan oleh masyarakat luas.








