Tnews.id – Seorang karyawan restoran berusia 21 tahun mengalami kecelakaan kerja di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Korban berinisial S harus menjalani proses evakuasi setelah tangan kirinya terjebak di dalam mesin penggiling saus saat sedang bekerja.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim pemadam kebakaran diterjunkan untuk membantu proses penyelamatan di rumah sakit, sebelum korban menjalani tindakan operasi.
Kecelakaan Terjadi Saat Korban Mengolah Bahan Saus
Insiden tersebut berlangsung pada Rabu (1/7/2026) ketika korban sedang memasukkan bahan makanan ke dalam mesin penggiling untuk membuat saus.
Tanpa disadari, tangan kiri korban ikut masuk ke dalam alat tersebut hingga terjepit dan tidak dapat dikeluarkan.
Korban Dibawa ke Rumah Sakit Sebelum Evakuasi
Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena tangan masih terperangkap di dalam mesin, pihak rumah sakit meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan proses evakuasi.
Laporan diterima sekitar pukul 11.10 WIB, kemudian tim UPT Damkar Cibodas segera menuju lokasi rumah sakit guna membantu penanganan.
Damkar Lepaskan Bagian Mesin Sesuai Arahan Dokter
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, menjelaskan bahwa petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan dokter mengenai metode evakuasi yang paling aman bagi korban.
Bagian Atas Mesin Digergaji Agar Korban Bisa Dioperasi
Berdasarkan arahan tim medis, petugas tidak langsung mengeluarkan tangan korban dari mesin. Sebaliknya, mereka hanya melepas bagian bak atau wadah atas mesin penggiling menggunakan alat gerinda.
Komponen mesin berukuran sekitar 30 x 50 sentimeter itu kemudian berhasil dilepaskan sehingga korban dapat segera dipindahkan ke ruang operasi untuk penanganan lanjutan.
Korban Dalam Kondisi Lemas Saat Proses Penyelamatan
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena korban telah menahan rasa sakit selama beberapa jam sejak kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Tim Medis Berikan Infus dan Bantuan Pernapasan
Selama proses pelepasan bagian mesin berlangsung, tenaga medis terus memantau kondisi korban. Korban mendapatkan cairan infus serta bantuan alat pernapasan guna menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil.
Setelah bagian mesin berhasil dipisahkan, korban dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas dan peralatan medis lebih lengkap untuk menjalani tindakan operasi melepaskan tangan dari mesin penggiling tersebut.
BPBD dan Damkar Berhasil Selesaikan Evakuasi
Kolaborasi antara tim medis rumah sakit dan petugas Damkar Kota Tangerang memungkinkan proses evakuasi berjalan sesuai prosedur tanpa menambah risiko cedera pada korban.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja saat mengoperasikan mesin produksi di lingkungan usaha, khususnya pada peralatan yang memiliki komponen berputar dan berisiko tinggi.
