
Tnews.id – Panglima TNI, Agus Subiyanto, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya prajurit TNI, Rico Pramudia, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.
Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanannya, TNI memberikan kenaikan pangkat anumerta dari prajurit kepala (Praka) menjadi kopral dua (Kopda).

Dedikasi dan Pengabdian Jadi Teladan
Agus menilai almarhum sebagai sosok prajurit yang menunjukkan keberanian, loyalitas, dan dedikasi tinggi selama bertugas. Menurutnya, semangat juang Rico akan terus menjadi inspirasi bagi prajurit lain dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Ia juga menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.
Proses Pemulangan Jenazah ke Tanah Air
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Donny Pramono, mengungkapkan bahwa saat ini proses pemulangan jenazah sedang dipersiapkan oleh perwakilan Indonesia.
Administrasi dan Koordinasi dengan Keluarga
Proses administrasi tengah berjalan, dan pihak keluarga telah menerima kabar duka. TNI juga memastikan seluruh tahapan pemulangan dilakukan dengan pengawalan hingga jenazah tiba di Indonesia.
Untuk prosesi pemakaman, keputusan sepenuhnya diserahkan kepada pihak keluarga sesuai dengan keinginan mereka.
Kewaspadaan TNI di Wilayah Penugasan
Di tengah kondisi keamanan di Lebanon selatan yang masih fluktuatif, TNI meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh personel yang bertugas.
Kepatuhan terhadap Prosedur UNIFIL
Seluruh prajurit yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon diingatkan untuk selalu mematuhi prosedur operasional yang berlaku serta terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Langkah ini diambil guna menjaga keselamatan personel sekaligus memastikan misi perdamaian tetap berjalan dengan baik di tengah dinamika konflik yang masih berlangsung.








