Tnews.id – Insiden kebakaran yang terjadi di sebuah bengkel di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (30/5/2026), mengakibatkan seorang remaja perempuan berusia 19 tahun meninggal dunia.
Korban yang diketahui berinisial J ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terjebak saat api melahap bangunan bengkel. Upaya menyelamatkan diri yang dilakukan korban tidak berhasil karena kobaran api menyebar dengan sangat cepat.
Kronologi Kebakaran Bengkel di Sukamulya
Korban Sedang Berada di Area Belakang Bengkel
Sebelum kejadian, korban datang ke lokasi dan berada di bagian belakang bengkel sambil menggunakan telepon genggamnya. Pada saat yang sama, dua pekerja bengkel sedang melakukan aktivitas perbaikan sepeda motor.
Salah satu pekerja diketahui sedang memperbaiki komponen kendaraan menggunakan api yang berasal dari tabung gas portabel. Sementara itu, pekerja lainnya tengah membersihkan tangki bahan bakar sepeda motor.
Api Menyambar Tangki Motor dan Memicu Kebakaran Besar
Dalam proses perbaikan tersebut, percikan api diduga mengenai tangki sepeda motor yang sedang dibersihkan. Situasi yang terjadi secara tiba-tiba membuat salah satu pekerja panik dan melempar tangki yang sudah terbakar ke arah dalam bengkel.
Tindakan spontan tersebut menyebabkan api dengan cepat menyebar ke berbagai bagian bangunan. Material yang mudah terbakar di dalam bengkel membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Korban Berusaha Menyelamatkan Diri
Berlindung di Kamar Mandi Saat Api Membesar
Ketika kebakaran mulai meluas, korban yang berada di area belakang bangunan tidak sempat keluar dari lokasi. Dalam kondisi darurat, korban diduga mencoba mencari tempat yang dianggap lebih aman dengan masuk ke kamar mandi.
Namun, asap tebal dan panas yang terus meningkat membuat korban tidak dapat menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut.
Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas menemukan korban berada di dalam kamar mandi. Korban ditemukan dalam posisi terduduk dan sudah meninggal dunia saat proses evakuasi dilakukan.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan pemeriksaan.
Petugas Damkar Berhasil Padamkan Api
Dua Unit Mobil Pemadam Dikerahkan ke Lokasi
Tim pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang melanda bengkel tersebut.
Berkat upaya petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB sehingga proses evakuasi korban dapat dilakukan.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api diduga berasal dari aktivitas perbaikan sepeda motor yang melibatkan penggunaan api terbuka dan cairan pembersih komponen kendaraan yang mudah terbakar.
Kombinasi antara percikan api dan bahan yang mudah menyala diduga menjadi pemicu utama kebakaran hingga akhirnya menjalar ke seluruh area bengkel.
Peristiwa Jadi Pengingat Pentingnya Standar Keselamatan Kerja
Kejadian tragis ini menjadi perhatian terkait pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja di bengkel maupun tempat usaha yang menggunakan bahan mudah terbakar. Penggunaan api terbuka di sekitar tangki bahan bakar dan cairan kimia berisiko tinggi memicu kebakaran apabila tidak dilakukan dengan pengamanan yang memadai.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh penyebab dan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya korban dalam insiden kebakaran tersebut.










