
Tnews.id – Video yang memperlihatkan dugaan kamar tahanan mewah di Lapas Kelas IIA Cilegon ramai beredar di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah fasilitas yang dinilai tidak lazim berada di dalam sel tahanan.
Beberapa fasilitas yang terlihat antara lain kasur empuk, pendingin ruangan, kipas angin, lemari, hingga penggunaan telepon genggam oleh narapidana. Video itu juga menampilkan dua tahanan kasus narkoba yang disebut menghuni kamar tersebut.

Viralnya rekaman tersebut membuat berbagai pihak mendesak adanya pemeriksaan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Anggota DPR Soroti Potensi Gratifikasi di Dalam Lapas
Komisi III DPR Minta Investigasi Terbuka
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta aparat terkait segera melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan keberadaan sel mewah di dalam lapas.
Menurutnya, apabila fasilitas khusus itu benar ada, maka berpotensi terjadi tindak pidana seperti korupsi maupun gratifikasi yang melibatkan oknum petugas pemasyarakatan.
Ia juga mendorong kementerian terkait, aparat penegak hukum, hingga Ombudsman untuk melakukan investigasi secara transparan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di lembaga pemasyarakatan lain.
Data Pelanggaran Petugas Jadi Alarm Serius
Abdullah menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena sebelumnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mencatat adanya puluhan pelanggaran berat yang dilakukan petugas lapas sepanjang triwulan pertama 2026.
Sebagian besar pelanggaran tersebut disebut berkaitan dengan kasus narkoba. Kondisi itu dinilai dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem penegakan hukum apabila tidak segera dibenahi.
Kalapas Cilegon Bantah Ada Fasilitas Mewah untuk Napi
Pemeriksaan Internal Klaim Tidak Temukan Sel Mewah
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menegaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke seluruh kamar hunian warga binaan.
Hasil pengecekan internal disebut tidak menemukan kamar dengan fasilitas mewah seperti yang terlihat dalam video yang beredar di media sosial.
Pihak lapas juga memastikan tidak ada perlakuan istimewa kepada narapidana tertentu.
Lapas Tegaskan Semua Warga Binaan Diperlakukan Sama
Kalapas menegaskan seluruh pelayanan terhadap warga binaan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip kesetaraan.
Ia menyatakan pihaknya berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan lapas, termasuk memastikan tidak ada fasilitas eksklusif bagi penghuni tertentu.
Menurutnya, seluruh warga binaan menjalani proses pembinaan yang sama sebagai bagian dari persiapan kembali ke masyarakat setelah menyelesaikan masa hukuman.








