
Tnews.id – Kabar duka datang dari Maluku Tenggara. Agrapinus Rumatora, yang dikenal luas sebagai Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman pada Minggu (19/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di area keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil. Insiden berlangsung tak lama setelah korban tiba dari Jakarta.

Kronologi Penikaman di Area Bandara
Nus Kei diketahui baru mendarat dan berjalan menuju pintu keluar bandara untuk bertemu keluarga. Namun secara tiba-tiba, seorang pria mendekat dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Korban Alami Luka Serius
Dalam serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian vital seperti dada, leher, dan punggung. Ia sempat berusaha menyelamatkan diri, namun akhirnya terjatuh akibat kehilangan banyak darah.
Korban kemudian dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sosok Nus Kei di Dunia Politik
Nus Kei merupakan figur senior di wilayah Maluku Tenggara. Ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar setempat dan dikenal aktif dalam kegiatan politik daerah.
Hadir untuk Agenda Partai
Kedatangannya ke Maluku Tenggara diketahui untuk menghadiri agenda Musyawarah Daerah Partai Golkar yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Kepergiannya secara mendadak mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan politik lokal.
Selain itu, Nus Kei juga dikenal sebagai paman dari John Kei, sosok yang cukup dikenal publik.
Penangkapan Pelaku dalam Waktu Singkat
Aparat kepolisian bergerak cepat setelah kejadian. Dalam waktu singkat, dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) berhasil diamankan.
Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA
Pelaku HR disebut memiliki latar belakang sebagai atlet Mixed Martial Arts (MMA), sementara pelaku lainnya merupakan warga biasa. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, menyatakan bahwa motif penyerangan masih dalam proses pendalaman.
Riwayat Konflik dengan John Kei
Peristiwa ini juga kembali mengingatkan pada konflik lama antara Nus Kei dan keponakannya, John Kei.
Perselisihan Lama Jadi Sorotan
Perseteruan tersebut disebut berkaitan dengan persoalan pembagian hasil penjualan tanah di Ambon. Konflik ini sempat memicu insiden kekerasan beberapa tahun lalu, termasuk dugaan rencana penyerangan terhadap Nus Kei.
Selain itu, kelompok yang terkait dengan konflik tersebut juga pernah terlibat dalam aksi perusakan dan percobaan pembunuhan di Tangerang.
Imbauan Kepolisian untuk Menjaga Kondusivitas
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Proses hukum diminta untuk sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang.
Hindari Aksi Balasan
Langkah ini penting guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tenggara agar tidak terjadi konflik lanjutan akibat insiden tersebut.
Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap latar belakang dan motif sebenarnya di balik penikaman yang menewaskan tokoh politik tersebut.








